CARA PEMELIHARAAN KABEL BAWAH TANAH


Ada beberapa cara untuk memelihara kabel bawah tanah agar selalu terjaga kondisi nya yaitu

a. Patroli dan inspeksi
Dalam rangka pemeliharaan dikenal dua jenis patroli. Yang pertama, yang bersifat mencegah terjadinya gangguan. Misalnya, dengan melihat hal-hal yang tidak normal pada lintasan kabel, pada tempat terminal, pada indikator minyak (tinggi dan tekanan). Kemudian yang kedua, dengan melihat hal-hal yang tidak normal apabila diketahui ada gangguan terjadi.
Cara inspeksi bisa meliputi pemeriksaan hal-hal yang tidak dapat diketahui dari pekerjaan patroli. Misalnya, pemeriksaaan adanya gas dalam lombong kerja, pemeriksaan instalasi kabel secara teliti, pemeriksaan dan pengujian pesawat alarm, pemeriksaan isolasi, penyelidikan volume minyak pada terminal sambungan kabel, pemeriksaan suhu, dan lain sebagainya.

  1. Baca Juga BAHAN ISOLASI
  2. Baca Juga KONVERTER ENERGI
  3. Baca Juga Sifat-sifat Magnet dari Suatu Bahan
  4. Baca Juga Explanation of Capacitor

b. Pengukuran Isolasi
Kabel-kabel yang terisi gas atau minyak, serta kable pipa dan sejenisnya jarang menurun kekuatan isolasinya. Sekalipun itu terjadi, peringatan alarm akan terdengar atau terlihat terlebih dahulu karena adanya kebocoran gas atau minyak. Namun keadaannya tidak demikian pada kabel yang isolasinya padat, karena mereka menyerap air sehingga kekuatan isolasinya makin lama makin buruk. Oleh karena itu isolasinya perlu diukur secara berkala menurut cara-cara berikut ini:
Cara komponen searah (DC)
Pada cara ini, tegangan bolak-balik (AC) diterapkan pada kabel, lalu diukur besar, arah, serta variasi setiap jam dari komponen searah (DC) dari arus bocor dan arus pemuat yang mengalir.
Cara korona
Melalui cara korona, tegangan bolak-balik (AC) atau searah (DC) diterapkan, lalu diukur jumlah denyut korona sebagai fungsi dari tegangan, yang melebihi jumlah tertentu dalam satu jam.

Cara pengukuran tahanan isolasi
Dalam cara ini, tahanan isolasi dapat diukur dengan Megger, meskipun karakteristiknya kurang jelas dibandingkan dengan cara penerapan tegangan. Selain itu, diterapkan tegangan searah (10, 30 dan 50 kV) lalu diukur besar, variasi dan ketidakseimbangan tiga-fasa dari tahanan isolasi sebagai fungsi dari tegangan dan waktu.

Cara pengukuran tan-δ
Pada cara inilah, dilakukan pengukuran tan-δ dari isolasi kabel sebagai fungsi dari tegangan dan suhu.


0 Response to "CARA PEMELIHARAAN KABEL BAWAH TANAH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel