Jenis-jenis Menara/Tower Listrik


Menurut konstruksinya, jenis-jenis menara/tower listrik dibagi menjadi 4 
macam, yaitu : 
1. Lattice tower

2. Tubular Steel Pole

3. Concrete pole 
Menurut fungsinya, menara/tower listrik dibagi 7 macam, yaitu : 
1. Dead end tower, yaitu tiang akhir yang berlokasi didekat gardu induk, tower 
ini hampir sepenuhnya menanggung gaya tarik. 
2. Section tower, yaitu tiang penyekat antara sejumlah tower penyangga dengan 
sejumlah tower penyangga lainnya karena alasan kemudahan saat 
pembangunan (penarikan kawat), umumnya mempunyai sudut belokan yang 
kecil. 
3. Suspension tower, yaitu tower penyangga, tower ini hampir sepenuhnya 
menanggung daya berat, umumnya tidak mempunyai sudut belokan 
4. Tension tower, yaitu tower penegang, tower ini menanggung gaya tarik yang 
lebih besar dari pada gaya bert, umumnya mempunyai sudut belokan. 
5. Transposision tower, yaitu tower tension yang digunakan sebagai tempat 
melakukan perubahan posisi kawat fasa guna memperbaiki impendansi 
transmisi. 
6. Gantry tower, yaitu tower berbentuk portal digunakan pada persilangan 
antara dua Saluran transmisi. Tiang ini dibangun di bawah Saluran transmisi 
existing. 
7. Combined tower, yaitu tower yang digunakan oleh dua buah saluran 
transmisi yang berbeda tegangan operasinya.

Menurut susunan/konfigurasi kawat fasa, menara/tower listrik dikelompokkan 
menjadi : 
1. Jenis delta, digunakan pada konfigurasi horizontal / mendatar. 
2. Jenis piramida, digunakan pada konfigurasi vertikal / tegak. 
3. Jenis Zig-zag, yaitu kawat fasa tidak berada pada satu sisi lengan tower.

0 Response to "Jenis-jenis Menara/Tower Listrik "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel