Bagian Bagian Serta Prinsip kerja Motor DC Brushless

Motor Listrik menjadi populer di masa moderen ini karena semakin banyak manfaat yang telah di berikan dari motor listrik ini.

Sekarang Motor Listrik sudah hadir dalam banyak variasinya ada yang berdasarkan catu daya, mekanisme kerja, dan aplikasi.

Salah satu desain tersebut adalah motor DC brushless atau BLDC Motor prinsip kerja dari motor dc hampir sama dengan motor AC yang di buat untuk menghasilkan torsi yang presisi dan kuat. 

Artikel ini akan membahas prinsip kerja motor dc brushless yang prinsipnya hampir sama dengan motor dc pada umumnya, kita juga akan bahas bagian bagian motor dc brushless dan kelebihan dari motor brushless.

Bagian Bagian Serta Prinsip kerja Motor DC Brushless

Apa itu Motor DC Brushless (BLDC)?

Motor DC Brushless atau BLDC adalah motor yang prinsipnya sama dengan motor magnet permanen, motor DC sikat, dan motor sinkron untuk mengetahui lebih lengkapnya silahkan baca artikel kami motor magnet permanen, motor DC sikat, dan motor sinkron

Ada perbedaan Motor DC Brushless motor DC sikat yaitu pada penggunaan sikat dan komutator, motor DC Sikat menggunakan sikat dan komutator sedangkan motor DC brushless menggunakan elektromagnetisme untuk memberikan torsi pada poros output. 

Motor DC Brushless melakukan ini dengan memanfaatkan magnet permanen pada rotor, yang secara magnetis tertarik ke gulungan kumparan bertenaga di stator. 

Dengan demikian, kecepatan putaran dapat diubah hanya dengan mengatur besar dan arah arus dalam kumparan stator, dan tidak perlu sikat atau komutator mekanis. 

Motor DC Brushless berputar dengan frekuensi yang sebanding dengan arus ini, yang berarti Motor DC Brushless adalah jenis motor sinkron dan memiliki kelebihan desain yang simpel dibandingkan desain asinkron seperti pada motor induksi untuk informasi lebih lengkap mengenai Motor Induksi silahkan baca Penjelasn Motor Induksi

Motor DC Brushless memiliki desain yang sederhana, Serta masa pakai yang lebih lama daripada model yang pki sikat, torsi keluaran yang lebih tinggi, motor DC Brushless banyak di gunakan pada jendela mobil, mesin vakum, kipas angin, dan banyak lagi.

Bagaimana Prinsip Kerja Motor BLDC atau Motor DC Brushless?

Prinsip kerja Motor BLDC berbeda dari motor DC lainnya karena rotornya tidak menggunakan kumparan dan menggunakan magnet permanen pada rotornya.

kumparan Stator yang menginduksi medan magnet ketika arus melewati kumparan itu, Ketika kumparan stator atau "kutub" diberi energi, rotor akan menyelaraskan medan magnet konstannya; dalam istilah yang lebih sederhana, rotor akan tertarik ke kutub bertenaga di stator. 

Komutator elektronik yang menggerakkan kutub stator di sekitar rotor hidup dan mati secara berurutan, sehingga menggerakkan rotor berputar dan menyebabkan rotasi pada poros keluaran. 

Bagian Bagian Serta Prinsip kerja Motor DC Brushless

Prinsip kerja ini mirip dengan bagaimana arus AC menciptakan medan magnet yang berputar di motor AC, bedanya motor BLDC menggunakan arus DC dan secara elektronik mengalihkan arus bolak-balik di setiap kutub, mensimulasikan fase AC. 

Meskipun tidak menghasilkan medan magnet yang benar-benar berputar, pergantian elektronik memberikan kontrol yang tepat kepada operator atas kecepatan motor efektif, yang tidak dapat dilakukan oleh motor induksi. 

Dengan menyesuaikan besar dan arah aliran arus melalui stator, operator dapat menghasilkan berbagai kecepatan dan torsi, semuanya sinkron dengan frekuensi input.

Motor DC Brushless mengandalkan pergantian elektronik agar berfungsi, Ini berarti menerapkan sensor seringkali sensor Efek Hall untuk mememtukan posisi poros pada waktu tertentu, dan modulasi lebar-pulsa (PWM) dan rangkaian pengontrol lainnya untuk mengalihkan arus ke setiap belitan pada waktu yang tepat. 

Ini adalah analogi listrik mengalir ke sikat/cincin komutator dari motor DC yang pakai sikat, yang digunakan untuk secara mekanis mengalihkan arus dari belitan ke belitan. Oleh karena itu, motor BLDC tidak memiliki rugi gesekan, tidak menghasilkan debu sikat, dan kebisingan suara lebih rendah daripada motor DC yang pakai sikat atau Motor Brushed.

Spesifikasi Motor BLDC atau Motor DC Brushless

Pada pembahasa ini akan merinci beberapa spesifikasi umum yang digunakan saat memilih motor BLDC.

Ketahuilah bahwa daftar ini tidak komprehensif, dan hanya memberikan karakteristik terpenting yang harus dipahami saat memilih motor agar sesuai dengan kebutuhan yang di gunakan.

Torsi Puncak, Rotor Terkunci, & Torsi Terukur

Torsi puncak adalah jumlah torsi maksimum yang dihasilkan oleh motor, biasanya hanya untuk waktu yang singkat selama start up/slow down

Torsi puncak kadang-kadang dinilai mengacu pada torsi rotor yang terkunci, juga dikenal sebagai torsi penghenti terus menerus ketika rotor dalam keadaan mati atau kecepatan nol.

Torsi terukur adalah torsi kontinu pada kecepatan yang disarankan, dan merupakan indikasi yang baik dari kinerja motor saat motor mencapai kecepatan yang terukur. 

Konsep yang berguna untuk diketahui adalah bahwa, ketika kecepatan motor meningkat, umumnya torsi berkurang, dan sebaliknya. 

Jadi torsi rotor yang terkunci adalah salah satu dari analogi ini, dan kecepatan tanpa beban di mana kecepatan dan torsi optimal motor terletak di antara kedua nilai ini.

Ukuran Motor

Ukuran motor adalah dimensi umum motor, faktor bentuknya, dan informasi geometris penting lainnya, Motor BLDC ada berbagai bentuk dan ukurannya sebagian akan menentukan kinerjanya dalam aplikasi tertentu.

Tegangan Nominal Yang Terukur

Mengetahui tegangan nominal motor akan membantu memilih sumber daya yang optimal, Spesifikasi tegangan ini menunjukkan tegangan eksitasi yang direkomendasikan untuk motor, dan ada banyak variasi tegangan motor DC brushless yaitu 12V, 24V, 48V, dan seterusnya untuk motor DC. 

Tegangan pengenal ini dapat sedikit dilampaui, tetapi pahami bahwa tegangan yang terlalu tinggi ketika di gunakan maka akan merusak kumparan stator.

Kecepatan Tanpa Beban & Rentang Kecepatan

Kecepatan tanpa beban adalah kecepatan rotor ketika tidak ada torsi eksternal yang dibebani, Sama halnya dengan torsi rotor yang terkunci, ini mewakili kasus ekstrem di mana motor tidak memberi daya apa pun secara mekanis, dan tidak dinilai untuk terus berjalan pada kecepatan ini. 

Rentang kecepatannya adalah RPM yang direkomendasikan yang harus dijalankan motor, dan sering diberikan sebagai beberapa RPM ± persentase pada tegangan pengenal, karena daya input secara langsung berhubungan dengan kecepatan motor BLDC. 

Rentang kecepatan dan torsi yang terukur adalah ukuran kinerja terbaik, dan membatasi kemampuan aman motor BLDC.

Aplikasi dan Kriteria Motor Brushless

Pada Motor BLDC karena pergantian elektronikny yang sangat efisien maka masa kerjanya bertahan lebih lama daripada motor listrik lainnya. 

Untuk alasan ini, Motor ini paling cocok untuk operasi terus-menerus di mana motor akan diberi daya untuk waktu yang lama: contoh penggunaan tersebut adalah kipas komputer, AC, mesin cuci, hard drive disk, dan mesin lain yang membutuhkan daya yang terus menerus dan terkendali.

Di bawah ini tabel perbandingan kualitatif antara motor BLDC, motor brushed, dan motor induksi AC, untuk menunjukkan kelebihan menggunakan desain DC brushless dibandingkan model yang lebih konvensional:

Bagian Bagian Serta Prinsip kerja Motor DC Brushless

Seperti yang terlihat di atas, sangat jelas bahwa motor BLDC memiliki banyak keunggulan dibandingkan desain motor induksi dan Motor AC, Keuntungan ini Sebanding dengan biaya yang di gunakan, karena konstruksinya harga motor ini lebih mahal daripada kebanyakan motor listrik lain dengan ukuran yang sama.

Jadi, Motor DC Brushless memberikan karakteristik yang lebih bagus dari motor yang menggunakan sikat dan motor induksi AC, itu terjadi karena biaya yang lebih mahal untuk mendesain motor DC Brushles.

Jika Biaya tidak menjadi perhatian yang utama dan output yang kontinu itu menjadikan pilihan yang harus di berikan dan presisi diinginkan Maka mengunakan motor BLDC merupakan pilihan yang tepat.

Ringkasan

Artikel ini menyajikan pemahaman tentang apa itu motor DC brushless dan bagaimana prinsip kerja dari motor DC Brushles Serta Bagian bagiannya, untuk mengetahui lebih lengkap mengenai berbagai jenis motor listrik silahkan baca Jenis Jenis Motor Listrik.

0 Response to "Bagian Bagian Serta Prinsip kerja Motor DC Brushless"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel